Seksi elha sekarang ini lagi kebingungan, punya keinginan namun tidak punya kemampuan !
Hampir satu tahun perjalanan dalam kepengurusan RT 05/22, seksi eLHa belum dapat membawa perubahan yang signifikan. Salah satu kegiatan yang konstan berjalan yakni kerja bakti, saat ini dirasakan sudah kurang "greget". sementara pikiran selalu menerawang, mencari celah bagi solusi memberdayakan lingkungan, terutama SDMnya.
Seksi eLHa tidak dapat bangkit sendiri, seksi eLHa harus dibantu oleh seluruh komponen warga, bangkitlah bersama-sama.Paling tidak yang telah tercatat sebagai pengurus kembali pada semangat ketika awal kepengurusan.Please help !!!!!!
Senin, 26 Oktober 2009
Selasa, 20 Oktober 2009
Silaturahmi lapangan
Tanggal 18 Oktober 2009, Seksi lingkungan menggelar kerja bakti massal yang kali ini diberi nama silaturahmi lapangan, maklum acara halal-bihalalnya batal dilaksanakan, jadinya kerja bakti sambil bersilaturahmi.
Sayangnya kerjabakti ini tidak dihadiri suhu RT 05 alias Pak RT, beliau sakit diarhea, bahkan ketika tulisan ini dibuat beliau masih sakit. (gimana kalau kita tengok sambil membawa agar-agar tea geuning ?)
Seperti biasa dalam kerja bakti ada ibu-ibu yang masak ( Bu gagan ), ada yang bikin kue-kue, ada yang ngasih rokok ( Bu Sidiq ? ). Kalau yang bikin es kelapa siapa ya ? Kue bolu dari siapa ? entahlah.......
Ucapan hatur tengkyu diucapkan kepada seluruh komponen warga yang berkontribusi dalam kegiatan ini...nuhun nyaaaaa!!! ulah kapok !!!
Sayangnya kerjabakti ini tidak dihadiri suhu RT 05 alias Pak RT, beliau sakit diarhea, bahkan ketika tulisan ini dibuat beliau masih sakit. (gimana kalau kita tengok sambil membawa agar-agar tea geuning ?)
Seperti biasa dalam kerja bakti ada ibu-ibu yang masak ( Bu gagan ), ada yang bikin kue-kue, ada yang ngasih rokok ( Bu Sidiq ? ). Kalau yang bikin es kelapa siapa ya ? Kue bolu dari siapa ? entahlah.......
Ucapan hatur tengkyu diucapkan kepada seluruh komponen warga yang berkontribusi dalam kegiatan ini...nuhun nyaaaaa!!! ulah kapok !!!
Sabtu, 26 September 2009
we'll be back
Lebaran sudah usai, nampaknya kita harus kembali melakukan kegiatan rutin kita, kegiatan yang sudah kita programkan jauh sebelumnya.Sudah cukup lama kita " rest" dan kini saat kita kembali beraksi. Kita akan mulai kegiatan dengan acara "halal bihalal" yang akan diadakan pada tanggal 3 Oktober 2009, setelah itu kita akan melakukan kerja bakti membersihkan seluruh lingkungan kita.Biasan ya keja bakti dilakukan pada minggu ketiga, namun kita sudah nggak sabar lagi untuk beraktivitas, jadi sepertinya kerjabakti akan dilaksanakan tanggal 11 Oktober 2009, pokoknya siap-siap saja !
Minggu, 20 September 2009
sepinya di hari lebaran
Seperti tahun-tahun sebelumnya, di hari H-nya lebaran situasi komplek Taman Cileunyi benar-benar sepi. Hampir 90% warga mudik, artinya hanya beberapa gelintir warga yang tidak mudik. Tentu saja hal ini menuntut untuk kewaspadaan ekstra pengurus RT 05/22 terutama seksi keamanan untuk melakukan tugas pengamanan. Alhamdulillah sampai saat ini pukul 22.30 keadaan aman terkendali.Mudah-mudahan hari-hari selanjutnya keadaan tetap aman.
Sabtu, 12 September 2009
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
Lebaran sebentar lagi....
Suasana komplek belum begitu berubah, masih seperti biasa, hanya saja pembicaraan lebih terfokus ke masalah mudik lebaran dan bagaimana mengatur strategi menghadapi lebaran.
Rasanya tak ada salahnya kalau Pengurus RT 05/22 saat ini menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam mengelola RT 05/22.Permohonan ini tentunya ditujukan kepada seluruh warga RT 05/22, MOHON MAAF LAHIR BATIN.......
Pada kesempatan ini, pengurus juga mengucapkan terima kasih yang setulus-tukusnya kepada KK warga RT 05/22 yang telah menjalankan tugas ronda dengan penuh tanggungjawab.
Suasana komplek belum begitu berubah, masih seperti biasa, hanya saja pembicaraan lebih terfokus ke masalah mudik lebaran dan bagaimana mengatur strategi menghadapi lebaran.
Rasanya tak ada salahnya kalau Pengurus RT 05/22 saat ini menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam mengelola RT 05/22.Permohonan ini tentunya ditujukan kepada seluruh warga RT 05/22, MOHON MAAF LAHIR BATIN.......
Pada kesempatan ini, pengurus juga mengucapkan terima kasih yang setulus-tukusnya kepada KK warga RT 05/22 yang telah menjalankan tugas ronda dengan penuh tanggungjawab.
Minggu, 06 September 2009
Ronda dengan semangat baru
Alhamdulillah, per 1 September 2009, jadwal ronda dikembalikan ke jadwal semula dengan interval waktu per 10 hari, dan terbukti petugas ronda tiap malam "ngabring" lagi.Kalau petugas rajin ronda, otomatis denda ronda yang merupakan pemasukan dana untuk seksi keamanan menjadi berkurang, namun pengurus merasa gembira kalau jumlah denda ronda menurun drastis, karena itu berarti kesadaran untuk melakukan tugas ronda ...meningkat.
RT 05/22 dan permasalahannya
Kepada Yth
Warga RT 05/22
Komplek Taman Cileunyi
Di tempat
Dengan segala hormat,
Di awal alinea Seksi Lingkungan hidup mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh warga RT 05/22 atas segala dukungannya selama ini terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan oleh seksi lingkungan hidup.
Dari beberapa program yang telah direncanakan oleh Seksi Lingkungan Hidup, beberapa diantaranya telah direalisasikan diantaranya : Kerja Bakti Massal, Penanaman pohon, pengadaan beberapa titik sarana penerangan, pembuatan papan pengumuman dan yang terakhir dilaksanakan adalah pembuatan tempat duduk yang difungsikan sebagai pos untuk petugas ronda di dekat pangkalan ojek.
Kami sangat menyadari bahwa program-program Seksi LH belum sepenuhnya bisa terealisasi, bahkan yang telah ada realisasinyapun hasilnya dirasa belum optimal, seperti sarana penerangan, papan pengumuman dll.
Seperti telah disampaikan di awal masa bakti kepengurusan RT 05/22 periode 2009 – 2004, bahwa pengurus berkomitmen untuk melakukan pembenahan di wilayah RT 05/22. Pembenahan yang dimaksud tentunya pembenahan yang sistematis dan berkesinambungan. Namun pada kenyataanya upaya pembenahan yang dicanangkan, khususnya dalam ruang lingkup Lingkungan hidup dalam pelaksanaannya menghadapi beberapa kendala dan hal ini berdampak pada tertundanya program-program Seksi LH. Beberapa kendala yang dihadapi diantaranya :
1. Program seksi kurang tersosialisasi dengan baik.Hal ini disebabkan antara lain karena tidak tersedianya media/alat informasi yang representative. Media yang saat ini ada berupa blog (http://bloka2tamancileunyi.blogspot.com), kurang dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga.Disamping itu, forum yang diharapkan dapat menampung seluruh aspirasi warga seperti “rapat warga”, belum dapat dimanfaatkan secara maksimal. Berdasarkan data, setiap mengadakan rapat warga, jumlah warga yang hadir tidak pernah lebih dari 50 %.
2. Terbatasnya jumlah maupun anggota masyarakat yang peduli dan mampu mengelola lingkungan. Salah satunya mungkin karena terbatasnya waktu pengurus/warga, berkenaan dengan tugas-tugasnya sebagai pegawai/pekerja.
3. Tidak seimbangnya alokasi dana LH dengan kebutuhan. Seperti diketahui bersama, anggaran Seksi LH yang diperoleh dari iuran warga, tiap bulan berkisar antara 35-40 ribu, jika dihitung secara matematis, jumlah tersebut masih belum cukup untuk menutup konsumsi 1 kali kerja bakti. Contoh lain ; pengadaan sarana penerangan di beberapa titik prioritas yang dilakukan beberapa bulan yang lalu, faktanya telah mengambil alokasi anggaran untuk 1 tahun ke depan.
4. dan lain-lain
Kami berpandangan bahwa pengelolaan RT 05/22 tidak dapat dilakukan hanya oleh pengurus saja, namun diperlukan partisipasi, bantuan dan kerjasama dari seluruh komponen warga RT 05/22. Demikian pula dalam hal mencari solusi untuk menghadapi kendala-kendala yang dihadapi, diperlukan partisipasi seluruh warga. Oleh sebab itu kami mengharapkan masukan dari warga RT 05/22 berupa saran, kritik-kritik yang membangun ( konstruktif), untuk kepentingan lingkungan kita sendiri.
Sambil menunggu masukan dari warga, kami sedang mempersiapkan langkah-langkah yang diharapkan dapat menjadi solusi untuk menghadapi kendala-kendala yang telah dipaparkan diatas, diantaranya :
Untuk point 1, kami berpandangan harus ada komunikasi sekurang-kurangnya 2 arah, yakni dari pengurus kepada warga dan sebaliknya. Dari pengurus kepada warga informasi yang diberikan diwacanakan dalam bentuk bulletin bulanan, atau pembuatan papan pengumuman, sedangkan dari warga kepada pengurus diwacanakan dalam bentuk kotak saran.Masalahnya adalah bahwa wacana solusi tersebut pada gilirannya berujung pada pendanaan.
Point 2 dan 3, perihal motivasi dan kepedulian terhadap lingkungan, diharapkan dapat ditingkatkan melalui bulletin, dengan memunculkan artikel yang dapat memotivasi warga “include” pengurus untuk meningkatkan kepeduliannya.
Point 4, Berdasarkan pengalaman, kegiatan yang menggunakan dana yang cukup besar dapat direalisasikan dengan adanya “donatur dadakan”. Dalam hal ini Seksi LH mewacanakan untuk menginventarisasi warga yang bersedia ( tanpa paksaan ) menjadi donator tetap LH tanpa dibatasi besaran nominalnya.
Melalui surat ini, kami mengajak seluruh warga RT 05/22 untuk secara bersama-sama berupaya sekeras-kerasnya untuk mewujudkan wilayah RT 05/22 ini sebagai wilayah berwawasan lingkungan.
Warga RT 05/22
Komplek Taman Cileunyi
Di tempat
Dengan segala hormat,
Di awal alinea Seksi Lingkungan hidup mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh warga RT 05/22 atas segala dukungannya selama ini terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan oleh seksi lingkungan hidup.
Dari beberapa program yang telah direncanakan oleh Seksi Lingkungan Hidup, beberapa diantaranya telah direalisasikan diantaranya : Kerja Bakti Massal, Penanaman pohon, pengadaan beberapa titik sarana penerangan, pembuatan papan pengumuman dan yang terakhir dilaksanakan adalah pembuatan tempat duduk yang difungsikan sebagai pos untuk petugas ronda di dekat pangkalan ojek.
Kami sangat menyadari bahwa program-program Seksi LH belum sepenuhnya bisa terealisasi, bahkan yang telah ada realisasinyapun hasilnya dirasa belum optimal, seperti sarana penerangan, papan pengumuman dll.
Seperti telah disampaikan di awal masa bakti kepengurusan RT 05/22 periode 2009 – 2004, bahwa pengurus berkomitmen untuk melakukan pembenahan di wilayah RT 05/22. Pembenahan yang dimaksud tentunya pembenahan yang sistematis dan berkesinambungan. Namun pada kenyataanya upaya pembenahan yang dicanangkan, khususnya dalam ruang lingkup Lingkungan hidup dalam pelaksanaannya menghadapi beberapa kendala dan hal ini berdampak pada tertundanya program-program Seksi LH. Beberapa kendala yang dihadapi diantaranya :
1. Program seksi kurang tersosialisasi dengan baik.Hal ini disebabkan antara lain karena tidak tersedianya media/alat informasi yang representative. Media yang saat ini ada berupa blog (http://bloka2tamancileunyi.blogspot.com), kurang dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga.Disamping itu, forum yang diharapkan dapat menampung seluruh aspirasi warga seperti “rapat warga”, belum dapat dimanfaatkan secara maksimal. Berdasarkan data, setiap mengadakan rapat warga, jumlah warga yang hadir tidak pernah lebih dari 50 %.
2. Terbatasnya jumlah maupun anggota masyarakat yang peduli dan mampu mengelola lingkungan. Salah satunya mungkin karena terbatasnya waktu pengurus/warga, berkenaan dengan tugas-tugasnya sebagai pegawai/pekerja.
3. Tidak seimbangnya alokasi dana LH dengan kebutuhan. Seperti diketahui bersama, anggaran Seksi LH yang diperoleh dari iuran warga, tiap bulan berkisar antara 35-40 ribu, jika dihitung secara matematis, jumlah tersebut masih belum cukup untuk menutup konsumsi 1 kali kerja bakti. Contoh lain ; pengadaan sarana penerangan di beberapa titik prioritas yang dilakukan beberapa bulan yang lalu, faktanya telah mengambil alokasi anggaran untuk 1 tahun ke depan.
4. dan lain-lain
Kami berpandangan bahwa pengelolaan RT 05/22 tidak dapat dilakukan hanya oleh pengurus saja, namun diperlukan partisipasi, bantuan dan kerjasama dari seluruh komponen warga RT 05/22. Demikian pula dalam hal mencari solusi untuk menghadapi kendala-kendala yang dihadapi, diperlukan partisipasi seluruh warga. Oleh sebab itu kami mengharapkan masukan dari warga RT 05/22 berupa saran, kritik-kritik yang membangun ( konstruktif), untuk kepentingan lingkungan kita sendiri.
Sambil menunggu masukan dari warga, kami sedang mempersiapkan langkah-langkah yang diharapkan dapat menjadi solusi untuk menghadapi kendala-kendala yang telah dipaparkan diatas, diantaranya :
Untuk point 1, kami berpandangan harus ada komunikasi sekurang-kurangnya 2 arah, yakni dari pengurus kepada warga dan sebaliknya. Dari pengurus kepada warga informasi yang diberikan diwacanakan dalam bentuk bulletin bulanan, atau pembuatan papan pengumuman, sedangkan dari warga kepada pengurus diwacanakan dalam bentuk kotak saran.Masalahnya adalah bahwa wacana solusi tersebut pada gilirannya berujung pada pendanaan.
Point 2 dan 3, perihal motivasi dan kepedulian terhadap lingkungan, diharapkan dapat ditingkatkan melalui bulletin, dengan memunculkan artikel yang dapat memotivasi warga “include” pengurus untuk meningkatkan kepeduliannya.
Point 4, Berdasarkan pengalaman, kegiatan yang menggunakan dana yang cukup besar dapat direalisasikan dengan adanya “donatur dadakan”. Dalam hal ini Seksi LH mewacanakan untuk menginventarisasi warga yang bersedia ( tanpa paksaan ) menjadi donator tetap LH tanpa dibatasi besaran nominalnya.
Melalui surat ini, kami mengajak seluruh warga RT 05/22 untuk secara bersama-sama berupaya sekeras-kerasnya untuk mewujudkan wilayah RT 05/22 ini sebagai wilayah berwawasan lingkungan.
Langganan:
Postingan (Atom)
